Ng-Onthel Blusukan Solo - Bekonang





Bagi kamu-kamu yang hobi berpetualang dengan pit onthel (sepeda kayuh)…tidak ada salahnya mencoba rute ini.  Tidak hanya kepuasan ngonthel saja yang didapat, tetapi sekalian blusukan ke industri rumahan para penduduk desa yang dilewati.  Nah sekarang Admin akan bercerita pengalaman Ng-Onthel Blusukan kemarin bersama teman-teman dari Asita DPC Solo.

Start dari Gladag – Solo
Gladag adalah sebuah kawasan yang ada di jantung kota Solo, Kawasan ini berupa perempatan jalan dari ujung jalan Slamet Riyadi. Kawasan ini terkenal karena menjadi ikon dari kota yang berjuluk Kota Budaya. Apalagi sekarang di kawasan Gladak telah dibangun sebuah patung dari seorang tokoh pejuang dari Solo yaitu Brigjen(anumerta) Slamet Riyadi.

Perjalanan dari Gladag ini melewati sedikit jalan raya yang agak ramai…nah disinilah peran foreder onthel (kalau kita ng-Onthel-nya rombongan) membantu lancarnya ngonthel untuk menuju pinggiran Sungai Bengawan Solo…

Menyeberang Sungai Bengawan Solo
Perjalanan ini terasa asyik karena kita akan diseberangkan dengan alat transportasi kampung yaitu sebuah rakit…rakit ini hanya dibuat dari bambu-bambu yang ditata melebar dan diikat sehingga berfungsi sebagai rakit buat menyeberang…ada petugas rakit yang biasa standby disini…dengan membayar upah yang tidak terlalu mahal, kita bisa menyeberang berkelompok sekaligus bersama onthel kita.  Tapi hati-hati bila debit air Sungai Bengawan Solo sedang tinggi dan arus cukup deras biasanya penyeberangan dengan rakit ditutup.


Pembuatan Karak Gendar
Tiba di seberang Sungai, kita bersepeda lagi melalui sawah-sawah dan kadang lewat pinggiran kampong…ada sebuah kempung yang penduduknya kebanyakan berproduksi karak gendar…disini kita bisa mampir untuk menyaksikan proses pembuatan karak gendar sekaligus mencicipinya…sebagaimana penduduk desa, disini masyarakatnya ramah-ramah dan sudah terbiasa menerima tamu yang mampir untuk melihat proses pembuatan karak gendar.


Pembuatan Arak / Ciu
Perjalanan berlanjut… tiba disebuah desa yang terkenal pembuatan araknya…orang sering menyebutnya dengan “ciu”. Aroma ciu sangat mencekat…prosesnya pun bisa kita saksikan dengan didampingi oleh karyawan sebagai guidenya.



Pembuatan Alat Gamelan
Kita juga dapat menyaksikan pembuatan alat musik tradisional yaitu Gamelan sambil berinteraksi dengan pegawai yang sedang menempa besi yang sedang dipanaskan.
 



Pasar Bekonang
Rute Ng-Onthel ini berakhir di sebuah pasar rakyat yaitu Pasar Bekonang…banyak jajanan tradisional disini…juga ada sebuah warung soto yang lokasinya “ndhelik” disebuah gang tetapi selalu ramai pengunjung…nah kita makan siang disini sambil istirahat dan menunggu jemputan.  Sepeda akan diangkut dengan kendaraan yang telah disiapkan untuk dikembalikan ke Solo.

Ayo kapan Ng-Onthel ??? cusss ya…yang pengin Ng-Onthel bareng-bareng… kontak kita aja ;)

Lebih lanjut hubungi : Puji Astuti 0823 2478 3848 / 0888 6773 999
Ng-Onthel Blusukan Solo - Bekonang Ng-Onthel Blusukan Solo - Bekonang Reviewed by puasmanagement.com on 14.48.00 Rating: 5